KPAI Ajukan Sutina Periksa Kejiwaan

Berita terbaru dari para pelaku politik kita kali ini adalah dari badan KPAI (Komisi Perlindungan Anak), meminta pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaat kepada kejiwan seorang ibu bernama Sutina (36th). Pelaku yang tega memasukkan bayinya kedalam mesin cuci hidup-hidup, hal tidak akan pernah disangka seorang ibu membunuh anak darah dagingnya sendiri. Rita Pranawati (Anggota Wakil Ketua KPAI) mengtakan polisi harus menyelidiki kasus ini dengan benar, apakah ada kekerasan seksual terhadap pelaku hingga dia tega melakukan pada bayi yang sudah ia lahirkan.

Wakil ketua KPAI ini juga menambahkan kepada semua, untuk pentingnya menjaga kesehatan mentak fisik saat sedang hamil. Rita Pranawati juga menambahkan agar para orangtua di Indonesia lebih memberikan perhatian kepada tumbuh kembang anaknya. Adanya pengasuhb bayaran saat ini juga haris lebih diperhatikan, baby sitter juga tidak selamanya aman untuk dugunkan. Karena keamanan anak saja ditangan orang tua tidak bisa terjamin, apa lagi ditangan orang lain yang belum tentu akan merawat anak kita dengan penuh kasih sayang.

Continue Reading

Nadiem Makarim Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan

Sesosok influencer Indonesia yaitu Nadiem Makarim adalah seseorang yang berjiwa muda yang selalu mempunyai inovasi-inovasi yang sangat visioner disini yang dimaksud dengan visioner adalah sebuah pandangan akan masa depan yang memang sangat cemerlang dengan berjuta pengalaman dalam dunia bisnis dan pendidikan Nadiem sendiri di percayakan oleh presiden RI kita yaitu Pak Jokowi yang memang atas dasar hasil dan perhitungan menjadikan Nadiem sebagai mentri Pendidikan dan juga kebudayaan. Dinilai dari banyak sisi bahwa sosok beliau adalah seorang yang sangat inovatif dalam membangun sebuah peluang untuk indonesia yang lebih maju lagi di kedepanya.

Continue Reading

Presiden Jokowi & Iriana Ditaman Kota

Bapak presiden Jokowi & Iriana ditaman kota Kaimana tengah bersantai sambil menikmati indahnya alam sungai dan makanan yang dihidangkan untuk mereka. Kala itu bapak Jokowi sedang ada kunjungan kerja disana untuk melakukan peresmian untuk jalan baru di antara pegunungan Arfak & Manowari, Kab. Kaimana Papua Barat. Dengan hangat presiden Jokowi disambut oleh seluruh penduduk taman kota senja di Kaimana (Papua Barat) minggu 27 Oktober 2019 kamaren.

Tidak terlewatkan juga pada saat itu sebuah waktu mengasikkan saat bapak Jokowo ikut melakukan tarian tradisional (Tari Seka). Penduduk tersebut mempersembahkan tarian tersebut untuk dapat dinikmati oleh pasangan presiden Jokowi & Ibu Iriana. Presiden kita menyatakan lagu bagus yang dikenalkan oleh penyanyi Alfian sejak tahun 1960 ini sangat cocok untuk menggambarkan keindahan suasana sore hari di desa Kaimana. Setelah acara menarik bersama Jokowo diminta juga untuk berfoto bersama dengan para penari dan rakyat di desa Kaima.

Continue Reading

Prabowo Pesaing Jokowi Menjadi Menteri Pertahanan

Prabowo Pesaing Jokowi pada pemilu di tahun 2019 yang kita sudah ketahui duel maut ini sudah terjadi dua kali yang dimana memang dua kubu tersebut memang merupakan dua buah kesatuan yang sama-sama kuat karena memiliki dua buah jumlah yang sangat besar dalam hitungan supporter dari masing 2 team ini.

Tidak hanya itu mereka sendiri bisa melakukan banyak perubahan yang dimana kita menginginkan hal-hal baik yang terjadi di dalam kesatuan Negara Republik Indonesia dan tidak hanya itu memang hal ini menjadi dambaan banyak warga negara Indonesia ini dengan adanya sebuah perdamaian yang tidak mempecah belah keadaan NKRI ini sendiri.

Continue Reading

Dugaan Suap Wali Kota Medan

Kini KPK telah menetapkan Dzulmi Eldin, sebagai kasus tersangka dugaan suap wali kota Medan. Setelah melakukan peyeledikan panjang dan ditelusuri oleh pihak KPK & Kepolisian, uang suap tersebut ternyata didapatkan dari Isa Ansyari (Kepala Dinas PUPR). Pihak KPK menyatakan dan menduga kalau suap dilakukan tidak dalam waktu tempo 1 kali saja, namun dalam beberapa tahap. Karena membutuhkan jeda waktu dalam melakukan transaksi suap antara Dzulmi Eldin, wali kota Medan dengan Isa Ansyari (Kepala Dinas PUPR). Kasus suap ini sendiri tentunya bukan pertama kali nya terjadi di Indonesia, sudah menjadi kasus seting yang dilakukan oleh para pemeran politik.

Sebesar 20 juta IAN memberikan uang suap setelah hari pelantikannya kepada TDE (Tengku Dzulmi Eldin). Pada tahapan transaksi suap ini diduga sekitar bulan Maret-Juni 2019 Tengku Dzulmi Eldin menerima sebesar 20 juta setiap bulannya. Uang sebesar 50 juta diberikan oleh Isa Ansyari kepada Tengku Dzulmi Eldin pada tanggal tanggal 18 September 2019, ujar Saut Situmorang (Wakil Ketua KPK)-Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu 16 September 2019. Jatuhan hukuman masih dirundingkan oleh pihak yang berkenan sehingga masih ditunggu hingga saat ini, hukuman akan segera jatuhkan setelah melakukan pertimbangan panjang dan merundingkan kasus suap ini.

Continue Reading

Kebohongan Para Pemeran Politik Indonesia

Para pelaku contoh politik di Indonesia tidak selalu 100% berperan di jalan yang benar, kebohongan para pemeran politik Indonesia dibalik layar peran penting mereka juga menyalah gunakan posisi mereka. Seperti berita terbaru datang dari seorang tokoh pemeran politik, melanggar aturan yg telah mereka ciptakan dan tetap kan di tanaha air. Keserakahan seperti korupsi dan penyalah gunaan dana pajak negara, sudah menjadi warisan nenek moyang para tokoh politik yang tidak bertanggung jawan sejak dulu. Bagusnya lagi meski berbagai upaya dilakukan untuk menutupi berbagai perbuatan di luar jalur ini, tetap saja akan terkuak oleh pihak-pihak badan hukum juga.

Meski sudah ada larangan untuk tidak bermain perjudian dalam bentuk langsung atau online di Indonesia, namun oknum ini tetap bermain judi online dengan diam-diam. Padahal situs judi bola resmi dan terpercaya seperti Agen 368bet sudah di blokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Namun tetap saja pelaku politik ini daftar 368bet dengan mengakses agen judi bola resmi dan terpercaya yang anti internet positif di Indonesia. Setelah ketahuan bermain taruhan judi bola online oleh badan hukum negara Indonesia, pelaku dikenai hukuman berlapis tentang penyalah gunaan wewenang jabatan & pelanggaran bermain judi online.

Continue Reading

Tolak RUU KUHP Pasal Ngawur

RUU KUHP banyak sekali marak di perbincangkan karena memang dengan apa yang terjadi adalah banyaknya pasal yang bersifat karet yang juga dimana memberatkan sebelah pihak. RUU ini sendiri dimana berusaha untuk di resmikan oleh DPR yang dimana menurut beberapa bagian sangat ingin menyetujui hal tersebut. Tetapi juga terdapat beberapa anggota dewan yang tidak setuju dengan perubahan undang-undang tersebut contohnya beberapa petinggi dari partai Pendukung jokowi.

Memang banyak sekali pasal yang di revisi karena banyak  menurut para mereka yang merevisi undang-undang tersebut memikirkan hanya sepihak tanpa memikirkan yang lain. Banyak pihak yang merasakan kerugian dari revisi satu ini, karena untuk masalah kali ini benar- benar tidak masuk diakal untuk para warga indonesia yang membela kebenaran.

Continue Reading

Gerindra Ingin Bergabung Dengan Koalisi Jokowi

Gerindra ingin bergabung dengan koalisi Jokowi ? Pernyataan ini merupaka sangat mencengangkan untuk kita semua dikarenakan Partai Gerindra sendiri sangat tidak menyukai dari sifat Jokowi memimpin indonesia dan sekaran partai ini ingin masuk ke daerah Jokowi dan mendukung dirinya sebagai Presiden seutuhnya. Namun hal ini sendiri pengalami Kontroversi dari banyak pihak yang dimana bertanya-tanya akan kebenaranya.

Dan namun jika benar kabar dari berita ini sendiri terdapat Ketua Dewan Pembina Daerah (DPD) dari Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menolak asumsi tersebut secara halus dengan lebih menginginkan Partai yang di pimpin oleh saingan dari Jokowi ketika PILPRES 2019 yaitu Prabowo dari Partai Gerindra sendiri untuk tetap berada di luar cakupan dari pemerintahan bapak Joko Widodo-Ma’aruf Amin yang meruapakan dari partai PDIP yang di ketuai oleh ibu megawati  alias menjadi oposisi.

Continue Reading

Megawati Menjadi Jembatan Prabowo Ke Jokowi

Jakarta –Berita terpercaya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa dirinya ini siap untuk menjadi jembatan antara Prabowo Subianto dengan lawan musuhnya Presiden terpilih Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019. Banyak yang mengherankan bahwa Prabowo ini sendiri selalu menjadi rivalnya dari Jokowi sejak pertandingan pemilihan Presiden di periode sebelumnya karena mereka sendiri selalu bersaing dengan opini, visi dan misi yang di miliki masing-masing dari mereka ini sendiri berbeda.

Tetap menurut megawati sendiri adalah perbedaan yang terjadi itu merupakan hal yang sangat wajar, tetapi persatuan untuk membawa bangsa ke arah yang lebih baik merupakan sebuah jalan yang harus di tempuh karena dengan memiliki tujuan yaitu mempersatukan bangsa dan juga membuat bangsa ini lebih maju dari pada sebelumnya.

Continue Reading